Hadew
November 13, 2012 in Harjanto Halim
Sebagai orangtua, kita sering tidak menyadari telah mengajarkan budaya intimidasi pada anak. Saat anak tidak pernah bisa bangun pagi sendiri:
“Mulai besok kamu harus bangun sendiri…, tidak bakal ada yang mbangunin kamu. Kalau telat, tanggung sendiri!”
Atau anak yang ngambek di toko mainan, memaksa beli:
“Next time you cry again, I will not bring you to that toy store again…!”
Meski tujuannya baik untuk mengingatkan, tapi konteks yang dipahami anak – ini adalah sebuah ancaman. Read the rest of this entry →