<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Tionghoa</title>
	<atom:link href="http://blog.budaya-tionghoa.net/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.budaya-tionghoa.net</link>
	<description>Multiblog Tionghoa Untuk Sharing Opini</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 May 2012 03:17:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Barbara Yung (1959-1985) : Sebagai Oey Yong</title>
		<link>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/17/barbara-yung-sebagai-oey-yong/</link>
		<comments>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/17/barbara-yung-sebagai-oey-yong/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 May 2012 03:16:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Selebritis]]></category>
		<category><![CDATA[Wanita]]></category>
		<category><![CDATA[1950an]]></category>
		<category><![CDATA[1959]]></category>
		<category><![CDATA[1980an]]></category>
		<category><![CDATA[1985]]></category>
		<category><![CDATA[beauty | cantik]]></category>
		<category><![CDATA[marga weng | yung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://15.878</guid>
		<description><![CDATA[Budaya-Tionghoa.Net &#124; Bagi anda yang pernah dan suka menonton serial Pendekar Pemanah Rajawali versi 1982 tentu tak asing dengan sosok Barbara Yung Mei Ling 翁美玲.  Barbara Yung adalah artis yang berperan sebagai Oey Yong (Huang Rong/Wong Yung) dan berpasangan dengan Felix Wong yang berperan sebagai Kwee Ceng (Guo Jing/Kwok Jing). Sayang sungguh sayang, artis cantik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><br />
<a href="http://www.nostalgia-90an.com/2011/11/mengenang-mendiang-barbara-yung.html"><img src="http://1.bp.blogspot.com/-UP7a2O8Ku90/Ts5UEw9O-HI/AAAAAAAAA9M/5Jz1xIb8Qzs/s1600/Oey+Yong.jpg" alt="Barbara Yung sebagai Oey Yong" width="497" height="372" border="0" /></a></strong></p>
<p><strong>Budaya-Tionghoa.Net</strong> | Bagi anda yang pernah dan suka menonton serial Pendekar Pemanah Rajawali versi 1982 tentu tak asing dengan sosok Barbara Yung Mei Ling 翁美玲.  Barbara Yung adalah artis yang berperan sebagai Oey Yong (Huang Rong/Wong Yung) dan berpasangan dengan Felix Wong yang berperan sebagai Kwee Ceng (Guo Jing/Kwok Jing). Sayang sungguh sayang, artis cantik ini meninggal pada tanggal 14 Mei 1985 di usia <strong>26 tahun</strong>. Hanya berselang tiga tahun setelah penayangan perdana Pendekar Pemanah Rajawali 1982.<span id="more-3114"></span></p>
<p><img style="border: 8px solid black; margin: 8px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-8jRMM-qBN1g/Ts5LQSmCikI/AAAAAAAAA80/z3jxBJP-scY/s400/foto+pemakaman+barbara+yung.jpg" alt="Foto Pemakaman Barbara Yung" width="500" border="0" /></p>
<p>Foto di samping tulisan ini adalah foto pemakaman Barbara Yung yang saya dapatkan dari hasil pencarian di mesin pencari. Dari foto tersebut bisa dilihat tulisan pada batu nisannya :<em> <strong>All The World would be like heaven if we could have you back again</strong></em>. Arti tulisan tersebut kurang lebih adalah dunia akan seperti surga bila kami bisa melihatmu kembali lagi. Lalu bagaimana sosok mendiang Barbara Yung atau Oey Yong tersebut?</p>
<p><a name="more"></a>Barbara Yung dilahirkan pada tanggal 7 Mei 1959. Dalam bahasa Mandarin, nama aslinya adalah Weng Mei Ling atau Yung Mei Ling. Dia adalah salah satu artis yang meraih puncak karir pada tahun 1980an di Hongkong. Barbara Yung masih diingat sampai saat ini karena peran utamanya dalam serial <em>Legend of Condor Heroes 1982</em> atau Pendekar Pemanah Rajawali 1982 sebagai Oey Yong / Huang Rong / Wong Yung.</p>
<p>Film Pendekar Pemanah Rajawali menjadi hiburan populer di Indonesia . Pada saat itu stasiun televisi masih terbatas pada TVRI . Sehingga serial ini mendominasi tontonan televisi melalui media pemutar kaset video sebagai piranti yang umum di masyarakat tahun 80an. Barbara Yung dengan penampilan yang menggemaskan dan nakal  masih membekas di kalangan pemirsa yang sempat menikmati serial ini dan</p>
<p>Menurut artikel yang saya baca dari Wikipedia , Yung ditemukan tidak sadar di apartemennya karena keracunan gas pada tanggal 14 Mei 1985 dini hari. Sebelumnya Barbara Yung menjalin hubungan dengan aktor Kent Tong.</p>
<p>Pemakaman tersebut dihadiri oleh para fans dan juga selebriti-selebriti Hongkong. Pada saat pemakaman, peti mati Yung diusung oleh <strong>Michael Miu (Yo Kang/Yang Kang), Felix Wong (Kwee Ceng/Guo Jing) , Tony Leung(Tio Bu Ki/Zhang Wu Ji) </strong>dan <strong>Andy Lau(Yo Ko/Yang Guo).</strong> Pada tanggal 19 Mei 1985, jenazah Yung dikremasikan. Abunya kemudian diletakkan di New Market Road Cemetry, Cambridge, Inggris.<strong> </strong></p>
<p>Akhir kata, selamat beristirahat dalam damai, Barbara Yung. Peran anda sebagai Oey Yong yang cerdik dan pandai memasak akan selalu diingat orang sampai kapanpun.</p>
<p><em><strong>All The World would be like heaven if we could have you back again. Bahkan, setelah 26 tahun kepergianmu, penggemarmu masih terus bertambah.</strong></em></p>
<p>Pendekar Pemanah Rajawali 1982 pernah ditayangkan di Indosiar pada tahun 90an. Kabarnya, Indosiar akan menayangkan kembali serial Pendekar Pemanah Rajawali. Mari kita sama-sama berharap bahwa serial Pendekar Pemanah Rajawali yang akan ditayangkan di Indosiar adalah serial Pendekar Pemanah Rajawali versi 1982 yang dibintangi oleh mendiang <strong>Barbara Yung</strong></p>
<p><strong>oleh Kevin Zhang</strong><a href="http://nostalgia90an.blogspot.com"> , http://nostalgia90an.blogspot.com</a></p>
<p><a><strong>Budaya-Tionghoa.Net</strong></a> | <strong><a href="http://www.facebook.com/groups/budaya.tionghoa/">Facebook Group Budaya Tionghoa</a><br />
</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/17/barbara-yung-sebagai-oey-yong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Max Mok Sau Chung</title>
		<link>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/17/max-mok-sau-chung/</link>
		<comments>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/17/max-mok-sau-chung/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 May 2012 03:00:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Selebritis]]></category>
		<category><![CDATA[artis hongkong]]></category>
		<category><![CDATA[Hong Kong]]></category>
		<category><![CDATA[marga mo | mok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://15.875</guid>
		<description><![CDATA[Budaya-Tionghoa.Net &#124; Max Mok Sau Chung dilahirkan di Hong Kong pada tahun 1960. Dia juga dikenal sebagai  Benny Mok Sau Chung  . Mok adalah  seorang artis Hong-Kong terkemuka di tahun 80an dan wajah baby-facenya familiar di kalangan pecinta film Hong Kong di Indonesia pada saat itu.  Mok bergabung dengan Shaw Brothers in 1980 dan dua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Budaya-Tionghoa.Net | </strong>Max Mok Sau Chung dilahirkan di Hong Kong pada tahun 1960. Dia juga dikenal sebagai  Benny Mok Sau Chung  . Mok adalah  seorang artis Hong-Kong terkemuka di tahun 80an dan wajah baby-facenya familiar di kalangan pecinta film Hong Kong di Indonesia pada saat itu.  Mok bergabung dengan Shaw Brothers in 1980 dan dua kali mendapat nominasi di Hong Kong film Award.<span id="more-3112"></span></p>
<div>
<div>
<div>
<p>Mok memulai awal karir dengan baik dan menjanjikan didukung dengan penampilan fisiknya yang rupawan dan terlihat awet muda. Mok juga punya kemampuan seni bela diri yang penting di dunia film Hong Kong yang penuh dengan adegan laga.</p>
<p>Mok dalam karir awalnya masuk nominasi artis pendatang baru terbaik dalam perannya di <em>&#8220;Holy Flame Of The Martial World&#8221;</em> (1984). Penampilan terbaik Mok dalam film<em> &#8220;Last Eunuch&#8221;</em> yang berkisah tentang <a href="http://web.budaya-tionghoa.net/the-history-of-china/republik-tiongkok-taiwan/1600--taijian-kasim-sepanjang-sejarah-">kasim terakhir di masa peralihan dari Qing ke Republik</a>. Peran Mok dalam film ini mengantarkannya masuk dalam nominasi aktor terbaik Hong Kong Film Award. Penampilan Mok paling dikenal adalah sebagai siswa nakal dalam garapan Tsui Hark , <em>&#8220;Once Upon a Time In China&#8221;</em>.</p>
<p>Mok juga berkiprah sebagai penyanyi dengan album pertamanya di tahun 1992. Mok menelurkan beberapa album berbahasa Mandarin dan Cantonese. Mok masih aktif membintangi film sampai sekarang di usianya yang ke 52 tahun. Salah satu film terakhirnya adalah <em>Just Try Me</em> (2012) dan<em> Glory Days</em> (2012).</p>
<p>Pada bulan April 2011 , Xinhua melaporkan bahwa Mok ditahan di Beijing karena diduga terlibat dalam penggunaan mariyuana . Sejumlah petugas polisi terlibat dalam penggerebekan di kawasan hunian bergengsi di distrik Chaoyang. Selain Mok ditahan juga satu aktor bermarga Suen dan teman lainnya.</p>
<p>Mok mempunyai kekasih seorang aktris , Catherine Hung Yan . Pasangan ini dikaruniai seorang anak.</p>
<p><strong>Budaya-Tionghoa.Net</strong> |<a href="http://www.facebook.com/groups/budaya.tionghoa/"> Facebook Group Budaya Tionghoa</a> | <a href="http://www.facebook.com/groups/tionghoabersatu/">Facebook Group Tionghua Bersatu</a></p>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/17/max-mok-sau-chung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Guli Nazha ; Si Cantik Dari Uigur</title>
		<link>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/16/guli-nazha-si-cantik-dari-uigur/</link>
		<comments>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/16/guli-nazha-si-cantik-dari-uigur/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 12:58:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Figur Historis]]></category>
		<category><![CDATA[Minoritas]]></category>
		<category><![CDATA[Wanita]]></category>
		<category><![CDATA[beauty | cantik]]></category>
		<category><![CDATA[uighur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://15.805</guid>
		<description><![CDATA[Budaya-Tionghoa.Net &#124; Guli Nazha 古力娜扎 adalah seorang gadis Uighur (Uyghur) asal Ürümqi , kelahiran tahun 1992 pada tanggap 2 Mei. Guli Nazha mempunyai nama barat , Meina . Dengan modal tinggi badan yang semampai  (170cm dan berat 50 kg ) , Guli Nazha memulai karir modelling sejak usia 16 tahun. Di bulan Februari 2011 , [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="margin: 8px; border: 0px none;" src="https://lh3.googleusercontent.com/-1nrCxlSrVPo/T7OcKb6uj1I/AAAAAAAAFbc/jrSSbXWhv5Y/s800/MeinaNaZa93.jpg" alt="" width="500" border="0" /></p>
<p><strong>Budaya-Tionghoa.Net |</strong> Guli Nazha 古力娜扎 adalah seorang gadis Uighur (Uyghur) asal Ürümqi , kelahiran tahun 1992 pada tanggap 2 Mei. Guli Nazha mempunyai nama barat , Meina . Dengan modal tinggi badan yang semampai  (170cm dan berat 50 kg ) , Guli Nazha memulai karir modelling sejak usia 16 tahun.<span id="more-3111"></span></p>
<p>Di bulan Februari 2011 , empat ribu lebih lulusan SMA mendaftar di akademi bergengsi untuk memperebutkan 30 tempat di akademi menggambarkan tingkat kompetisi yang tinggi . Vicky Zhao adalah bintang terkenal yang menjadi salah satu alumnus BFA. Zhang Yimou dan Chen Kaige juga merupakan alumnus yang mendunia dari departemen lain di akademi BFA.</p>
<p>Guli Nazha yang sedang berada di lokasi audisi menjadi pusat perhatian dari talent scout dan reporter di ajang audisi tersebut.  Seorang staff dari perusahaan  produksi kemudian mengundang Guli Nazha untuk bergabung dengan perusahaannya.</p>
<p>Dibulan Mei 2012 mendatang ini Hunan Broadcasting System akan menayangkan  film yang dibintangi oleh Guli Nazha bersama Hu Ge dan Cecilia Liu. Film seri itu berjudul Xuanyuan Jian : Tian Zhi Hen yang diangkat dari video games RPG Taiwan dan di produksi oleh Chinese Entertainment Shanghai.</p>
<p>Versi Web : <a href="http://web.budaya-tionghoa.net/tokoh-a-diaspora/sosialita/1993-guli-nazha--si-cantik-dari-uigur">http://web.budaya-tionghoa.net/tokoh-a-diaspora/sosialita/1993-guli-nazha&#8211;si-cantik-dari-uigur</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/16/guli-nazha-si-cantik-dari-uigur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gu Kailai 谷开来 &#8211; &#8220;Jackie Kennedy&#8221; Versi Tiongkok</title>
		<link>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/16/gu-kailai-%e8%b0%b7%e5%bc%80%e6%9d%a5-jackie-kennedy-versi-tiongkok/</link>
		<comments>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/16/gu-kailai-%e8%b0%b7%e5%bc%80%e6%9d%a5-jackie-kennedy-versi-tiongkok/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 09:12:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Figur Penulis]]></category>
		<category><![CDATA[Taipan]]></category>
		<category><![CDATA[Wanita]]></category>
		<category><![CDATA[lawyer]]></category>
		<category><![CDATA[marga gu]]></category>
		<category><![CDATA[people republic of china]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://15.828</guid>
		<description><![CDATA[Budaya-Tionghoa.Net &#124; Gu Kailai 谷开来 , istri kedua dari Bo Xilai  . Gu  mempunyai reputasi sebagai pengacara dan berasal dari putri bungsu  keluarga Gu yang dikenal luas. Ayahnya adalah Gu Jingsheng , seorang jendral PLA  , sementara ibunya adalah Fan Chengxiu adalah keturunan Fan Zhongyan , tokoh terkenal dari masa Dinasti Song. Gu , lahir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Budaya-Tionghoa.Net |</strong> Gu Kailai 谷开来 , istri kedua dari Bo Xilai  . Gu  mempunyai reputasi sebagai pengacara dan berasal dari putri bungsu  keluarga Gu yang dikenal luas. Ayahnya adalah Gu Jingsheng , seorang jendral PLA  , sementara ibunya adalah Fan Chengxiu adalah keturunan Fan Zhongyan , tokoh terkenal dari masa Dinasti Song.</p>
<p>Gu , lahir di tahun 1960 dan memasuki usia remaja saat meletusnya Revolusi Kebudayaan. Gu disaat itu dipaksa berkerja di tempat pejagalan dan pabrik tekstil. Pengalaman pahitnya itu tidak memudarkan semangat belajar dan memulai pendidikan tinggi di Universitas Beijing (1978) yang bergengsi . Gu juga  meraih gelar master dalam bidang politik internasional. Setelah lulus dia membuka firma hukum Kailai di Beijing. Kemampuan bahasa Inggrisnya menunjang karirnya. Dia menangani sejumlah kasus utama , termasuk kasus Ma Juren .<span id="more-3110"></span></p>
<p>Gu bertemu Bo Xilai di tahun 1984 dalam sebuah perjalanan riset di Jin County , dekat Dalian . Mereka menikah dua tahun kemudian sesudah bertemu. Anak dari Gu dan Bo Xilai adalah Bo Guagua (1987) yang menempuh pendidikan di Oxford dan Harvard.</p>
<p>Gu juga penulis buku laris seperti &#8221; I Was The Lawyer of Ma Junren&#8221; ,&#8221;How To Win A Case In The United States&#8221;. Dalam buku ini , Gu mengatakan bahwa dia menangani berbagai kasus tanpa imbalan. Gu menggambarkan dirinya sendiri sebagai wanita yang tidak kenal rasa takut , perintis pengacara yang melindungi kepentingan nasional Tiongkok. Menurut Gu , keberanian lebih penting dari kebijaksanaan. (Wall Street Journal , 2012)</p>
<p>Gu menjadi tersangka dari pembunuhan seorang pengusaha , Neil Heywood , dan karir Bo Xilai di Partai Komunis pun terancam.</p>
<p>Keluarga besar Gu , selain Gu Kailai terdiri juga dari saudara-saudaranya seperti Gu Wangjiang (Kuk Mong Kong) sebagai yang tertua , warga Hong Kong yang memiliki aset 114 juta USD (Bloomberg , 13 April 2012) . Gu Wangjiang bersama Gu Wangning menjadi direktur sejumlah perusahaan di Hong Kong . Gu Zhengxie adalah petinggi disebuah perusahaan BUMN di Tiongkok.</p>
<p>Gu di beberapa media Barat seperti BBC dan Wall Street Journal dijuluki &#8220;Jackie Kennedy&#8221;nya Tiongkok. Ed Byrne seperti yang dikutip dari BBC , sangat terkejut dengan kasus yang sedang menerpa oleh &#8220;Jack dan Jackie Kennedy&#8221; dari Tiongkok ini (merujuk pada Gu Kailai dan Bo Xilai).</p>
<p>Versi Lengkap : <a href="http://web.budaya-tionghoa.net/tokoh-a-diaspora/tokoh-tionghoa/1991-gu-kailai--qjackie-kennedyq-versi-tiongkok" target="_blank">http://web.budaya-tionghoa.net/tokoh-a-diaspora/tokoh-tionghoa/1991-gu-kailai&#8211;qjackie-kennedyq-versi-tiongkok</a></p>
<p>REFERENSI<br />
1. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;  ,  &#8220;China Murder Suspect&#8217;s Sisters Ran $126 Million Empire&#8217;&#8221; ,Bloomberg ,  13 April 2012&#8243;</p>
<p>2. Michael Bristow , &#8220;China&#8217;s &#8216;Jackie Kennedy&#8221; Under Scrutiny&#8221; , BBC , 11 April 2012</p>
<p>3.  Jeremy Page et al , &#8220;&#8216;Jackie Kennedy of China&#8221; at Center of Political Drama &#8221; , Wall Street Journal , 9 April 2012</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/16/gu-kailai-%e8%b0%b7%e5%bc%80%e6%9d%a5-jackie-kennedy-versi-tiongkok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ye Xuanning 叶选宁 &#8211; Tulang Punggung Tiongkok Dalam Hal SDM</title>
		<link>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/16/ye-xuanning-%e5%8f%b6%e9%80%89%e5%ae%81-putera-kebanggaan-orang-hakka/</link>
		<comments>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/16/ye-xuanning-%e5%8f%b6%e9%80%89%e5%ae%81-putera-kebanggaan-orang-hakka/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 02:43:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Figur Pemimpin]]></category>
		<category><![CDATA[1930an]]></category>
		<category><![CDATA[1938]]></category>
		<category><![CDATA[jendral]]></category>
		<category><![CDATA[marga ye]]></category>
		<category><![CDATA[people republic of china]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://15.868</guid>
		<description><![CDATA[[Foto : www.soindex.com.cn ] Budaya-Tionghoa.Net &#124; Brigjen. Ye Xuanning, lahir Oktober 1938 di Hongkong. Dulu pernah menggunakan nama alias Yue feng. Anak dari almarhum Ye Jianying (叶剑英) dan ibu Ceng Xianzhi (曾宪植). Ye Xuanning adalah putera kebanggaan orang Khek (Hakka), karena bapaknya adalah salah satu pendiri PRC yang berasal dari Meichow, Guangdong. Sebagai tamatan dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img src="http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/292532_215362781914125_100003212150067_364005_278105624_n.jpg" alt="" width="501" height="626" border="0" /></strong></p>
<p>[Foto : <a href="http://www.soindex.com.cn" rel="nofollow nofollow" target="_blank">www.soindex.com.cn ]</a></p>
<p><strong>Budaya-Tionghoa.Net |</strong> Brigjen. Ye Xuanning, lahir Oktober 1938 di Hongkong. Dulu pernah menggunakan nama alias Yue feng. Anak dari almarhum Ye Jianying (叶剑英) dan ibu Ceng Xianzhi (曾宪植).</p>
<div>
<p>Ye Xuanning adalah putera kebanggaan orang Khek (Hakka), karena bapaknya adalah salah satu pendiri PRC yang berasal dari Meichow, Guangdong. Sebagai tamatan dari <em>Beijing Polytech</em>, 1960, dia langsung terjun ke pabrik saat di zaman Wen Ge.Dia pernah cedera dalam tugas waktu menggunakan mesim penggiling. Tangan kanannya putus dan sampai sekarang masih tidak bisa berfungsi penuh. Sebagai anak salah seorang pembesar revolusioner yang lazim disebut anggota<em> ‘pangeran club’</em>, orangnya sangat sederhana dan ramah.<span id="more-3108"></span></p>
<p>Hal yang menjadi perhatian semua orang yaitu jiwa tangguh yang luar biasa. Dia belajar menulis dengan tangan kiri dan hasilnya menakjubkan (gaya tulisan dan kaligrafi yg tegas berwibawa). Pada tahun 1984, dia menjabat ketua <em>China International Friendship Relation</em>, suatu jabatan yang sangat cocok bagi dia yang memiliki latarbelakang kelahiran HK. Pada tahun yang sama, dia masuk PLA sampai pensiun pada tahun 1997, dengan pangkat Bridjen.</p>
<p>Ye hidup dengan damai dan low profile. Sangat berjasa dalam penyelesaikan konflik dikalangan anak-anak pembesar, notebene dikalangan pangeran-pangeran pemimpin. Dia juga sebagai tulang punggung China dalam soal SDM, yang berhasil mengirim lebih dari 3000 pelajar elite China ke universitas  terkenal diseluruh dunia, termasuk Ivy League Amerika, Oxford, dan juga berbagai universitas di Eropa dan Australia. Alhasilnya, siswa2 banyak yg bermukim diluar negri dan mendapat PR setempat dengan berkedudukan tinggi dinegara dimana mereka belajar.</p>
<p>2011, Mr. Ye menyatakan dukungan penuh kepada Xi jinping, yang segera akan menjabat kursi China-1 , menggantikan Presiden Hu.</p>
<p>Joe Petersen</p>
</div>
<p><strong>Budaya-Tionghoa.Net</strong> | <a href="http://www.facebook.com/groups/tionghoabersatu/">Facebook Group Tionghua Bersatu</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/16/ye-xuanning-%e5%8f%b6%e9%80%89%e5%ae%81-putera-kebanggaan-orang-hakka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Njoo Han Siang (1930-1985) : Salah Satu Tokoh Perintis Perfilman &amp; Perbankan Indonesia</title>
		<link>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/16/njoo-han-siang-1930-1985-salah-satu-tokoh-perintis-perfilman-perbankan-indonesia/</link>
		<comments>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/16/njoo-han-siang-1930-1985-salah-satu-tokoh-perintis-perfilman-perbankan-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 01:17:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tionghoa Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[1930]]></category>
		<category><![CDATA[1930an]]></category>
		<category><![CDATA[1980an]]></category>
		<category><![CDATA[1985]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[marga yang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://15.866</guid>
		<description><![CDATA[Budaya-Tionghoa.Net &#124; Njoo mungkin lebih dikenal sebagai orang merintis perfilman dan perbankan nasional. Sebenarnya Njoo awalnya adalah seorang wartawan , kemudian menjadi pengusaha (pelayaran, agrobisnis, perbankan, asuransi dan real estate), pendidik, tokoh pembauran dari etnis Tionghoa, pecinta seni dan kebudayaan Indonesia serta seorang yang perduli dengan kehidupan sosial dan politik bangsa. Singkatnya sebagai orang yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Budaya-Tionghoa.Net |</strong> Njoo mungkin lebih dikenal sebagai orang merintis perfilman dan perbankan nasional. Sebenarnya Njoo awalnya adalah seorang wartawan , kemudian menjadi pengusaha (pelayaran, agrobisnis, perbankan, asuransi dan real estate), pendidik, tokoh pembauran dari etnis Tionghoa, pecinta seni dan kebudayaan Indonesia serta seorang yang perduli dengan kehidupan sosial dan politik bangsa. Singkatnya sebagai orang yang multifacet, karena minatnya yang luas.<span id="more-3107"></span></p>
<p>Njoo lahir pada tahun 1930 di Jogyakarta dari keluarga totok Tionghoa yang berbicara bahasa Hokkian dan juga Jawa dirumahnya, dan pada tahun 1942 pindah ke Semarang hingga tahun 1946, lalu melanjutkan sekolahnya ke Tiongkok (Xiamen), dan kembali ke Indonesia lagi (Semarang) pada tahun 1950, setelah setahun sebelumnya tinggal di Hongkong. Pada tahun 1954, Njoo pindah ke Jakarta</p>
<p>Pada tahun 1950 Njoo belajar jurnalistik dan menjadi wartawan photo Sunday Courier, serta bersahabat dengan BM Diah dan Adam Malik. Pada tahun 1958 Njoo mendirikan maskapai pelayaran PT. Delta Baru dan sekaligus menjadi pengusaha ekspor-impor bahan pangan, seperti beras dan terigu dengan nama CV. Krisna. Di tahun 1966 Njoo dengan<br />
Suhardiman (pendiri dan ketua SOKSI) yang sebelumnya ikut dalam pembentukkan PP Berdikari, bersama Thomas Suyatno mendirikan Bank Dharma Ekonomi yang kemudian menjadi Bank Duta, lalu kemudian harinya merger menjadi Bank Permata.</p>
<p>Pada tahun 1969, Njoo membantu Ali Murtopo menjadi pemasok logistik untuk Pepera di Irian. Dari hasil pelaksanaan operasi logistik ini, kelompok Ali Murtopo menyisihkan dana untuk membeli BUN (Bank Umum Nasional) pada tahun 1968. BUN didirikan dan dimiliki oleh tokoh- tokoh PNI, disini Njoo menjadi Presiden Komisaris BUN. Njoo juga yang mendirikan Bankers Club Indonesia, sebagai wadah para bankir Indonesia dimana Njoo menjabat sebagai ketua umumnya yang pertama (1976).</p>
<p>Kegiatan usaha lainnya dari Njoo adalah mendirikan perusahan agrobisnis PT. Great Giant Pinneaple Company (GGPC) bersama Lie Siong Thay dan Go Swie Kie pada tahun 1973 . Dengan Jusuf dan Sofyan Wanandi serta Pang Lay Kim (ayah dari Marie Pangestu) Njoo mendirikan perusahan asuransi PT. Maskapai Asuransi Madijo yang berubah namanya menjadi PT. Asuransi Wahana Tata pada tahun 1976.</p>
<p>Njoo juga bersama Sri Budoyo memelopori kartu kredit di Indonesia dengan mendirikan Diners Club Indonesia di tahun 1970-an. Selain itu Njoo juga memiliki sebuah restoran, bar dan night club Golden Gate di Kemayoran, sebelum bandara ini dipindahkan ke Cengkareng. Di bidang real estate, Njoo mendirikan PT. Darmo Permai di Surabaya (1973) dan PT. Wai Halim di Lampung (1978).</p>
<p>Selain itu Njoo juga memprakarsai dan merintis pendirian Akademi Perbankan Nasional yang berkembang menjadi STIE Perbanas dikemudian harinya dan juga pernah menjadi ketua umum Perbanas. Atas jasanya, Njoo diabadikan dalam bentuk monumen di depan kampus STIE Perbanas. Bersama Lim Sioe Liong dan William Soeryadjaya, Njoo juga ikut aktif dalam pembentukkan dan kepengurusan Yayasan Prasetya Mulia.</p>
<p>Dibidang politik dan pembauran bangsa, Njoo bersebrangan <a href="http://web.budaya-tionghoa.net/tokoh-a-diaspora/tokoh-tionghoa/796-siauw-giok-tjhan-anak-rakyat-yang-tak-terlupakan">dengan</a><a href="http://web.budaya-tionghoa.net/tokoh-a-diaspora/tokoh-tionghoa/796-siauw-giok-tjhan-anak-rakyat-yang-tak-terlupakan">konsep Siauw Giok Tjhan dari Baperki</a> (konsep integrasi), dan bersama Sindhunata sebagai salah satu pendirinya ikut mendirikan Bakom PKB (Badan Komunikasi Penghayatan Kesatuan Bangsa) pada tahun 1977 (konsep asimilasi), yang sebelumnya bernama LPKB (Lembaga Pembina<br />
Kesatuan Bangsa) yang dibubarkan pada awal pemerintahan Orde Baru. Walaupun Njoo duduk dalam kepengurusan Bakom PKB ini (dewan penyantun), namun dia tetap mempertahan nama Tionghoa-nya dan tidak mengikuti anjuran dari kelompok asimilasi.</p>
<p>Mungkin disamping sebagai bankir, nama Njoo lebih dikenal oleh masyarakat sebagai seorang tokoh perintis perfilman nasional. Bersama Wim Umboh, (seorang sutradara senior dari etnis Tionghoa Manado yang fasih berbahasa Mandarin dan menjadi penterjemah film bahasa Mandarin ke bahasa Indonesia) dan Aloysius Soegianto (perwira Opsus mantan kolonel RPKAD yang pernah berperan dalam operasi Seroja dan deklarasi Balibo di Timtim 1975 , selain itu juga pernah menjabat lama sebagai ketua PERKIN –Perkumpulan Kinologi Indonesia ) mendirikan PT. Inter Pratama Studio Laboratorium (Inter Studio) di Pasar Minggu pada tahun 1972 (diresmikan pada tahun 1976) dengan tujuan membebaskan diri film Indonesia dari ketergantungan luar negeri dan juga yang merupakan sebuah laboratorium film berwarna pertama di Indonesia yang memiliki fasilitas seperti sound recording, sound effects, mixing, music edit, dubbing dan optical effects. Sebelumnya proses perfilman di Indonesia harus diproses di Hongkong atau Tokyo yang membutuhkan biaya tinggi serta makan waktu.</p>
<p>Inter Studio ini diharapkan mampu memproduksi film-film nasional secara utuh di Indonesia. Visi Inter Studio ini adalah untuk<br />
menghasilkan film bermutu, kultural edukatif dan bermoto &#8220;Masuk Ide , Keluar film&#8221; serta menjadikan film Indonesia &#8220;Tuan di negeri sendiri&#8221; atau &#8220;Film Indonesia telah dapat dilahirkan di dalam negeri&#8221; atau dapat dikatakan juga sebagai &#8220;hardware&#8221; dan dapur perfilman Indonesia.</p>
<p>Salah satu sinematograf yang sering memanfaatkan fasilitas Inter Studio ini adalah Teguh Karya (Liem Tjoan Hok) dari &#8220;Teater Populer&#8221; atau sering dipanggil Steve Liem atau disebut juga &#8220;Suhu Teater Indonesia&#8221;. Teguh juga berhasil meyakinkan produser-produser film dan sutradara muda untuk memanfaatkan jasa Inter Studio ini untuk memproses film-nya. Film-film yang diproses di Inter Studio ini telah berhasil mendapatkan beberapa piala Citra serta banyak melahirkan film-film terbaik di FFI (Festival Film Indonesia) dan FFAP (Festival Film Asia Pasifik).</p>
<p><strong>Selengkapnya versi web (2 halaman) : <a href="http://web.budaya-tionghoa.net/tokoh-a-diaspora/tokoh-tionghoa/1987-njoo-han-siang-1930-1985--salah-satu-perintis-perfilman-indonesia">http://web.budaya-tionghoa.net/tokoh-a-diaspora/tokoh-tionghoa/1987-njoo-han-siang-1930-1985&#8211;salah-satu-perintis-perfilman-indonesia</a><br />
</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/16/njoo-han-siang-1930-1985-salah-satu-tokoh-perintis-perfilman-perbankan-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wang Chongyang &#8211; Pendiri Mahzab Quanzhen</title>
		<link>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/11/wang-chongyang-pendiri-mahzab-quanzhen/</link>
		<comments>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/11/wang-chongyang-pendiri-mahzab-quanzhen/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 May 2012 15:17:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Figur Historis]]></category>
		<category><![CDATA[china]]></category>
		<category><![CDATA[marga wang]]></category>
		<category><![CDATA[taoist]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://15.864</guid>
		<description><![CDATA[Budaya-Tionghoa.Net &#124;  Di Indonesia, Wang Chongyang lebih dikenal dengan nama Ong Tiongyang. Sedangkan Quanzhen lebih dikenal dengan nama Cuamchin. Hal ini bisa dimaklumi karena hampir semua orang di Indonesia mengenal Wang Chongyang lewat serial Pendekar Pemanah Rajawali dalam novel karangan Jin Yong, yang di Indonesia nama-nama tokohnya ditulis atau disebutkan dalam dialek Hokkian. Wang Chongyang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Budaya-Tionghoa.Net</strong> |  Di Indonesia, Wang Chongyang lebih dikenal dengan nama Ong Tiongyang. Sedangkan Quanzhen lebih dikenal dengan nama Cuamchin. Hal ini bisa dimaklumi karena hampir semua orang di Indonesia mengenal Wang Chongyang lewat serial Pendekar Pemanah Rajawali dalam novel karangan Jin Yong, yang di Indonesia nama-nama tokohnya ditulis atau disebutkan dalam dialek Hokkian. Wang Chongyang diceritakan sebagai pendekar yang memenangkan pertarungan di <a href="http://web.budaya-tionghoa.net/ragam-peristiwa/trip/1855-catatan-perjalanan-hoa-san-">puncak Hua-Shan</a>. Dia keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan Racun Barat, Sesat Timur, Pengemis Utara dan Raja selatan.<span id="more-3104"></span>Sayang tidak banyak yang tahu bahwa Wang Chongyang adalah tokoh sejarah yang benar-benar ada. Beliau adalah pendiri mahzab Quanzhen pada zaman dinasti Song.</p>
<p>Wang Chongyang (王重阳) lahir dari keluarga kaya di desa Liujian,Xianyang,provinsi Shaanxi pada tahun-tahun terakhir Dinasti Song Utara (960 &#8211; 1127). Ada yang mengatakan beliau lahir pada tanggal 11 January 1113[1]. Namun ada pula yang mengatakan beliau lahir pada tahun 1112[3]. Beliau terlahir dengan nama Zhongfu</p>
<p>Pada saat muda, beliau sudah berhasil menguasai ilmu bela diri Wushu. Oleh karena itulah, beliau diterima untuk bekerja sebagai prajurit (petugas militer). Sebagai seorang prajurit, beliau sangat disegani. Namun beliau merasa tidak puas dengan kehidupannya tersebut. Akhirnya, beliau meninggalkan karir dan keluarganya.</p>
<p>Pada tahun 1159, beliau bertemu dengan dua immortal Tao : Zhongli Quan dan <a href="http://web.budaya-tionghoa.net/budaya-tionghoa/kisah-renungan/1522-mengapa-anjing-menggigit-lu-dong-bin-">Lv Dongbin</a>. Dari kedua immortals inilah beliau belajar <a href="http://web.budaya-tionghoa.net/religi-filosofi/taoism-taoisme-/1110-mengenal-sekilas-taoisme">Taoisme</a> dan memakai nama Taoist &#8220;Chongyang&#8221;.</p>
<p>Pada tahun 1160, beliau membangun kuburan untuk dirinya sendiri di sekitar gunung Zhongnan. Belia menamai kuburan tersebut dengan nama &#8220;Kuburan Mayat Hidup&#8221;. Kemudian beliau tinggal di situ selama tiga tahun.</p>
<p>Setelah tiga tahun, beliau membangun sebuah pondok di atas kuburan tersebut. Di pondok inilah, beliau menghabiskan waktu empat tahun untuk belajar Tao dan membagi pengetahuannya kepada orang lain. Beliau juga mulai menerima murid. Total murid beliau berjumlah tujuh orang : enam orang laki-laki dan seorang perempuan.</p>
<p>Pada masa yang akan datang, ajaran beliau tentang Taoisme dikenal dengan mahzab Quanzhen. Sementara ketujuh muridnya dikenal dengan &#8220;Tujuh Manusia Zhenren&#8221;. Zhenren artinya disini adalah manusia sejati / mencapai Tao / yang tercerahkan.</p>
<p>Ketujuh murid beliau tersebut menyebarkan ajaran Quanzhen dengan caranya masing-masing sehingga menghasilkan tujuh sekte yang berbeda.</p>
<p>- Sekte Qiu Chuji disebut Longmen<br />
- Sekte Liu Chuxuan disebut Suishan<br />
- Sekte Tan Chuduan disebut Nanwu<br />
- Sekte Ma Danyang disebut Yuxian<br />
- Sekte Hao Datong disebut Huashan<br />
- Sekte Wang Yuyang disebut Yushan<br />
- Sekte Sun Bu&#8217;er disebut Qingjing<br />
<strong>KEVIN ZHANG</strong><br />
<a href="http://nostalgia90an.blogspot.com/">http://nostalgia90an.blogspot.com/</a></p>
<p><a><strong>Budaya-Tionghoa.Net</strong></a> | <a href="http://web.budaya-tionghoa.net/groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/"><strong>Mailing-List Budaya Tionghua</strong></a></p>
<p>Referensi:<br />
[1]Wang Chongyang and Seven Masters of Quanzhen &#8211; <a href="http://history.cultural-china.com/en/49History6198.html">http://history.cultural-china.com/en/49History6198.html</a><br />
[2]Quanzhen Tradition -<a href="http://www.taoists.co.uk/quanzhen.htm"> http://www.taoists.co.uk/quanzhen.htm</a><br />
[3]Wang Chongyang &#8211; Founder of Quanzhen School -<a href="http://history.cultural-china.com/en/49H6198H12061.html"> http://history.cultural-china.com/en/49H6198H12061.html</a><br />
[4]The Five Northern Patriarchs &#8211; <a href="http://history.cultural-china.com/en/49H6198H12061.html">http://history.cultural-china.com/en/49H6198H12063.html</a></p>
<p><a href="http://web.budaya-tionghoa.net/groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/"><strong><br />
</strong></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/11/wang-chongyang-pendiri-mahzab-quanzhen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Oey Eng Kiat (Raden Ngabehi Widyaningrat)</title>
		<link>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/11/oey-eng-kiat-raden-ngabehi-widyaningrat/</link>
		<comments>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/11/oey-eng-kiat-raden-ngabehi-widyaningrat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 May 2012 03:05:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Figur Historis]]></category>
		<category><![CDATA[Tionghoa Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[lasem]]></category>
		<category><![CDATA[marga huang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://15.860</guid>
		<description><![CDATA[Budaya-Tionghoa.Net &#124;  Pembantaian Batavia 1740 membawa dampak konflik berkepanjangan yang melanda Jawa. Dari Batavia konflik tersebut berpindah ke pusat Jawa dimana orang Tionghoa juga banyak yang melarikan diri dan memulai perlawanan melawan VOC. Rembang dan Lasem telah menjadi pusat pembuatan kapal sebelum era Belanda . [Peter Boomgard , 1989] . Lasem juga menjadi pusat penyelundupan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Budaya-Tionghoa.Net</strong> |  <a href="http://web.budaya-tionghoa.net/tokoh-a-diaspora/sejarah-tionghoa/1890-q-a-pembantaian-batavia-1740-">Pembantaian Batavia 1740</a> membawa dampak konflik berkepanjangan yang melanda Jawa. Dari Batavia konflik tersebut berpindah ke pusat Jawa dimana orang Tionghoa juga banyak yang melarikan diri dan memulai perlawanan melawan VOC. Rembang dan Lasem telah menjadi pusat pembuatan kapal sebelum era Belanda . [Peter Boomgard , 1989] . Lasem juga menjadi pusat penyelundupan senjata api dari Singapura. Menurut Pramoedya Ananta Toer , senjata dipasok kepada pelarian wanita bangsawan keratin di Rembang untuk dikirim ke kubu Diponegoro. [Kompas , 2008]<span id="more-3102"></span></p>
<p>Lasem juga menjadi pusat perlawanan Tionghua terhadap VOC yang dipimpin oleh  Oey Eng Kiat [ Raden Ngabehi Widyaningrat] , Raden Panji Margono dan Tan Kee Wie [Tan Khe Oey] . Menurut Prof Totok Roesmanto dari Universitas Diponegoro , perlawanan dari Lasem ini menyebar ke Pati , Kudus hingga Semarang. [ibid] Tan Khe Oey gugur di Jepara dan Oey Eng Kiat diturunkan pangkatnya dari gelar Tumenggung. Dalam drama ulangan pemberontakan di tahun 1750 , Oey Eng Kiat gugur bersama Raden Panji Margono. Untuk memperingati jasa mereka didirikan kelenteng Gie Yong Kong di tahun 1789. Situs ini menandakan hubungan Jawa dengan Tionghoa. [Suara Merdeka , 2008]</p>
<p><img src="http://lh4.ggpht.com/-xyfBAbAJq_4/T5ZvJuuTSWI/AAAAAAAAE2Q/GGEGhrHM5a8/s640/Memasuki%252520kelenteng%252520gie%252520yong%252520kong%252520bio%252520jalan%252520bagan.jpg" alt="" width="504" height="378" border="0" /></p>
<p>[Foto Ilustrasi , SSTD Mekar Teratai , <a href="http://www.facebook.com/groups/titdjateng/">Angkatan Muda Tridharma Jateng</a> ,"Memasuki Kelenteng Gie Yong Kong Bio Di Jalan Bagan"  <a href="http://web.budaya-tionghoa.net/gallery-photoblog/1913-dokumentasi-foto--kirab-akbar-di-tiongkok-kecil-21-22-april-lasem">http://web.budaya-tionghoa.net/gallery-photoblog/1913-dokumentasi-foto--kirab-akbar-di-tiongkok-kecil-21-22-april-lasem</a> ]</p>
<p><strong>HZW </strong></p>
<p><a><strong>Budaya-Tionghoa.Net</strong></a> | <a href="http://www.facebook.com/groups/tionghoabersatu/"><strong>Facebook Group Tionghua Bersatu </strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/11/oey-eng-kiat-raden-ngabehi-widyaningrat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pouw Tek Hie : Ahli Bedah Universitas Airlangga</title>
		<link>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/10/pouw-tek-hie-ahli-bedah-universitas-airlangga/</link>
		<comments>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/10/pouw-tek-hie-ahli-bedah-universitas-airlangga/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 May 2012 14:35:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Figur Medis | Pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[Tionghoa Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[marga pouw]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://15.856</guid>
		<description><![CDATA[Budaya-Tionghoa.Net &#124; Dari pengalamaman di masa periode Hindia Belanda sampai  perjuangan kemerdekaan dan sesudah Indonesia merdeka, WNI keturunan Tionghoa  memainkan peranan yang penting, disampingnya itu juga didalam bidang teknologi,  bidang kedokteran, hukum, politik dan budaya terdapat banyak ahli-ahli dan  guru-guru besar dalam bidang bidang tersebut diatas. Bagi para senior generasi  saya tidak sedikit dokter-dokter pribadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Budaya-Tionghoa.Net | </strong> Dari pengalamaman di masa periode Hindia Belanda sampai  perjuangan kemerdekaan dan sesudah Indonesia merdeka, WNI keturunan Tionghoa  memainkan peranan yang penting, disampingnya itu juga didalam bidang teknologi,  bidang kedokteran, hukum, politik dan budaya terdapat banyak ahli-ahli dan  guru-guru besar dalam bidang bidang tersebut diatas.<span id="more-3101"></span><br />
Bagi para senior generasi  saya tidak sedikit dokter-dokter pribadi dari presiden Sukarno dan  menteri-menteri beliau adalah ahli-ahli Tionghoa. Ahli-ahli Tionghoa bekerja  sama dengan ahli-ahli Indonesia memperkembangkan teknologi baru, atau membawa  sains dari luar negeri ketanah airnya Indonesia. Ternyata teknologi Indonesia periode saya tidak kalah, kalau tidak lebih tinggi dari teknologi  dinegara-negara Asia tenggara, ituwaktu tidak ada turis medis ke Singapore,  Malaysia, atau Thailand.</p>
<p>Contoh lain lagi yang perlu saya tulis disini ialah  Dr. Pouw Tek Hie, ahli bedah, dosen fakultas kedokteran Airlangga, Wei-guo atau  pulang keRRT karena PP 20, dikerjakan sebagai wakil kepala bagian chirurgie  dari rumah sakit Fu Wai, Beijing yang ternama.</p>
<p>Adalah kebiasaan diRRT bahwa  wakil kepala mengerjakan semua kerjaan kedokteran se-hari-harinya dan ketuanya  berfungsi dalam managemen dan pekerjaan organisasi (partai).</p>
<p>Ini menunjukkan  kemahiran Dr. Pouw dalam keahliannya. Dr. Pouw sebelumnya tidak pernah keluar  negeri untuk belajar, hanya di Indonesia saja.</p>
<p>Kontribusi Dr. Pouw dipuji oleh  Kantor Pusat Urusan Hua Chiao diBeijing! Ini saya dengar sendiri sewaktu saya  berada di Beijing pada tahun 1966 waktu diundang ikut menghadiri perayaan hari  berdirinya RRT di Tian An Men. Orang-orang Tionghoa generasi saya disurabaya  tahu siapa Dr. Pouw Tek Hie itu, baik keahliannya maupun kesosialannya</p>
<p>Written by Dr Han Hwie-Song</p>
<p><a href="http://web.budaya-tionghoa.net/tokoh-a-diaspora/tokoh-tionghoa/1963-pouw-tek-hie-alih-bedah-universitas-airlangga-" target="_blank">http://web.budaya-tionghoa.net/tokoh-a-diaspora/tokoh-tionghoa/1963-pouw-tek-hie-alih-bedah-universitas-airlangga-</a></p>
<p><strong>Budaya-Tionghoa.Net |Mailing List Budaya Tionghua |  <a href="http://www.facebook.com/groups/budaya.tionghoa/10150529160512436/">Facebook Group Budaya Tionghua</a> |<a href="http://www.facebook.com/groups/tionghoabersatu/"> Facebook Group Tionghoa Bersatu</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/10/pouw-tek-hie-ahli-bedah-universitas-airlangga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Liu Rushi 柳如是 ( 1618 – 1664 ) &#8211;  Salah Satu Dari Delapan Geisha Terkenal</title>
		<link>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/07/liu-rushi-%e6%9f%b3%e5%a6%82%e6%98%af-1618-1664-salah-satu-dari-delapan-geisha-terkenal/</link>
		<comments>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/07/liu-rushi-%e6%9f%b3%e5%a6%82%e6%98%af-1618-1664-salah-satu-dari-delapan-geisha-terkenal/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 May 2012 09:04:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Figur Historis]]></category>
		<category><![CDATA[Wanita]]></category>
		<category><![CDATA[Geisha]]></category>
		<category><![CDATA[marga liu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://15.851</guid>
		<description><![CDATA[Budaya-Tionghoa.Net &#124; Liu Rushi 柳如是 ( 1618 – 1664 ) adalah salah satu dari qinhuai bayan 秦淮八艷 ( 8 geisha terkenal dari sungai Qinhuai yang hidup pada akhir  dinasti Ming dan awal dinasti Qing, beberapa diantara mereka memiliki semangat cinta tanah air pada saat dinasti Ming dikuasai dinasti Qing )[12], kemudian dinikahi oleh pejabat Ming [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Budaya-Tionghoa.Net</strong> | Liu Rushi 柳如是 ( 1618 – 1664 ) adalah salah satu dari <em>qinhuai bayan </em><em>秦淮八艷</em> ( 8 geisha terkenal dari sungai Qinhuai yang hidup pada akhir  dinasti Ming dan awal dinasti Qing, beberapa diantara mereka memiliki semangat cinta tanah air pada saat dinasti Ming dikuasai dinasti Qing )[12], kemudian dinikahi oleh pejabat Ming Selatan Qian Qianyi錢謙益 ( 1582-1664 ). <span id="more-3089"></span></p>
<p>Ketika dinasti Qing menyerbu Ming Selatan, Qian sempat berpikir menyerah tapi Liu menyarankan bunuh diri dengan menerjunkan diri ke sungai, sayangnya Qian menolak. Liu kemudian menyarankan agar tidak menyerah dan mengabdikan dirinya kepada dinasti Qing, yang mana saran ini diterima oleh Qian. Ketika suaminya meninggal, Liu ikut menemaninya dengan gantung diri.</p>
<p>Sebagai catatan tambahan, Qian selain pejabat juga mempelajari filsafat Buddhism, filsafat Tiongkok klasik dan menuliskan beberapa tulisan tentang filsafat. Liu juga seperti para geisha yang lain, menguasai kitab-kitab klasik yang banyak menuliskan tentang filsafat.</p>
<p>Lihat artikel utama yang membahas geisha : <a href="http://web.budaya-tionghoa.net/tokoh-a-diaspora/sejarah-tionghoa/1957-geji-geisha-2--tokoh-tokoh-dalam-sejarah" target="_blank">http://web.budaya-tionghoa.net/tokoh-a-diaspora/sejarah-tionghoa/1957-geji-geisha-2&#8211;tokoh-tokoh-dalam-sejarah</a></p>
<p>Ardian Cangianto</p>
<p><strong>Budaya-Tionghoa.Net </strong>| <a href="http://web.budaya-tionghoa.net/groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/">Mailing-List Budaya Tionghua</a> |  <a href="http://www.facebook.com/groups/budaya.tionghoa/"><strong>Facebook Group Budaya Tionghoa </strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.budaya-tionghoa.net/figur/2012/05/07/liu-rushi-%e6%9f%b3%e5%a6%82%e6%98%af-1618-1664-salah-satu-dari-delapan-geisha-terkenal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

