Masalah Ganti Nama

May
2006
18

posted by on Rinto Jiang

No comments

Budaya-Tionghoa.Net | Masalah ganti nama orang Tionghoa nampaknya tidak akan habis2nya kalau didiskusikan, memang begitu realitanya. Saya sendiri walau tidak mengalami langsung masa pergantian nama ini juga merasa masalah ganti nama tidak patut dipolitisir sedemikian rupa di masa itu. Namun, seperti yang kita ketahui, masa2 revolusi seperti dahulu itu sangat rentan bagi orang2 yang tidak sejalan dengan main-stream yang ada waktu itu.

Mau konsisten memakai nama Tionghoa? Masih banyak orang yang belum mengganti
namanya koq, mama saya contohnya. Mau menaati itu himbauan yah boleh-boleh saja. Saya anggap itu adaptasi seseorang terhadap lingkungannya. Banyak yang merasa tidak cocok dan dapat beradaptasi dengan kondisi politis di Indonesia, maka ber-imigrasi-lah mereka keluar Indonesia. Yang tinggal mau tak mau harus menyesuaikan diri dengan
lingkungan saat itu, walau tidak sepenuhnya memuaskan.

Nah, masa sekarang saya kira sudah tidak usah diributkan masalah2 seperti ini, yang mungkin cuma akan mewariskan dendam2 yang tidak seharusnya ada. Sejarah boleh diingat, namun dendam harus dikubur. Ingin mendiskusikan masalah seperti ini, jangan cuma mengungkit2 itu masa lalu. Belajarlah untuk melihat ke depan, sekarang apakah masih ada “paksaan” macam itu? Kalau ada yah diperjuangkan, kalau tidak yah sudah,
terlalu mengungkit masa lalu apa gunanya? Mendiskusikan siapa yang bertanggung jawab apakah akan membantu? Bila sudah tahu siapa yang bertanggung jawab apakah perlu diseret ke pengadilan? Apakah perlu digantung? Buat apa?

Saya sendiri tidak beranggapan ganti nama sesuatu yang annoying bagi saya. Karena saya juga mempunyai 1 nama Tionghoa selain nama lokal. Tak ada salahnya memiliki 2 identitas, bukankah begitu?

Bagi yang suka mengungkit2 dan sangat care dengan masalah ini, jangan hanya terus berdiskusi di sini saja. Mari, ramai2 ke pengadilan untuk ganti nama kembali ke Tionghoa. Perlukah begitu? Perlu yah perlu, gak perlu yah gak perlu. Karena kembali ke prinsip asal, memilih nama adalah hak pribadi seseorang. Kalau merasa annoying dengan nama lokal sekarang yah diganti saja ke pengadilan. Ganti nama saja koq? Koq harus terus dipolitisir tanpa bosan2nya?

Rinto Jiang , 19296

Tags: , ,

Leave a Reply